PALU – Bentrokan antara kelompok warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara terjadi di kawasan Jembatan Lalove, Kota Palu, Jumat dini hari (4/9/2026).
Ketegangan bermula setelah beberapa kali terdengar ledakan kembang api dari kawasan Jalan Kancil, Tatura Utara, sejak sekitar pukul 00.30 Wita. Orang yang menyalakan kembang api tersebut belum diketahui.
Sejumlah warga Tatura Utara mulai berkumpul di kawasan Jalan Anoa 1. Kelompok tersebut kemudian bergerak menuju Jembatan Lalove yang menjadi perbatasan dengan Kelurahan Nunu.
Situasi semakin tegang saat warga dari kedua wilayah mulai berkumpul di sekitar jembatan. Sejumlah orang dari kedua kelompok diketahui membawa berbagai benda yang dapat digunakan dalam bentrokan, mulai dari senjata tajam, busur panah, ketapel hingga senapan angin dan senjata rakitan.
Kedua kelompok terlibat saling serang di kawasan Jembatan Lalove.
Aparat keamanan bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat kemudian melakukan upaya pembubaran serta meminta kedua kelompok meninggalkan lokasi.
Massa dari kedua pihak berhasil dibubarkan dan diarahkan kembali ke wilayah masing-masing.
Dua warga Tatura Utara dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut. Seorang pria berusia 24 tahun mengalami luka di bagian perut yang diduga akibat peluru senapan angin dan mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palu.
Satu korban lainnya, pria berusia 33 tahun, mengalami luka pada lutut kiri yang juga diduga akibat tembakan senapan angin dan menjalani perawatan di RS Budi Agung Palu.
Kondisi di Jembatan Lalove dilaporkan kembali normal. Warga dari kedua kelurahan telah meninggalkan lokasi dan situasi berangsur kondusif.
Peristiwa • Kota Palu
Bentrok Warga Pecah di Jembatan Lalove Palu, Dua Orang Terluka
Bentrok melibatkan kelompok warga Kelurahan Nunu dan Tatura Utara di kawasan perbatasan kedua wilayah. Dua warga mengalami luka yang diduga akibat peluru senapan angin.
Bentrok antarkelompok warga terjadi di Jembatan Lalove, perbatasan Kelurahan Nunu dan Tatura Utara, Kota Palu, Jumat dini hari (4/9/2026). Dua orang terluka dan situasi sudah kondusif.
Sumber: SultengEasy