PALU – Posisi pemain bulu tangkis dalam peringkat dunia tidak hanya ditentukan oleh jumlah pertandingan yang dimenangkan.
Badminton World Federation atau BWF menggunakan sistem poin turnamen dalam periode 52 minggu untuk menentukan posisi pemain dan pasangan pada setiap nomor pertandingan.
Level turnamen dan sejauh mana pemain melaju dalam kompetisi turut menentukan jumlah poin yang diperoleh.
Karena sistem menggunakan periode bergerak, seorang pemain juga dapat turun peringkat meskipun tidak baru saja kalah dalam pertandingan.
Berikut cara memahami sistem peringkat dunia BWF.
1. BWF memiliki lima daftar peringkat utama
Peringkat dunia dibuat secara terpisah untuk lima nomor pertandingan.
Kelima nomor tersebut adalah:
- tunggal putra;
- tunggal putri;
- ganda putra;
- ganda putri; dan
- ganda campuran.
Pemain tunggal dan pasangan ganda memiliki posisi berdasarkan poin yang diperoleh pada nomor masing-masing.
2. Peringkat ditentukan berdasarkan poin
BWF menempatkan pemain atau pasangan berdasarkan jumlah poin peringkat yang diperhitungkan.
Pemain atau pasangan dengan jumlah poin lebih tinggi ditempatkan pada posisi lebih tinggi.
Artinya, peringkat bukan ditentukan langsung oleh jumlah gelar yang dimiliki.
3. Poin diperoleh dari turnamen yang diakui BWF
Pemain dan pasangan memperoleh poin melalui turnamen yang masuk dalam sistem peringkat BWF.
Turnamen tersebut memiliki klasifikasi dan level masing-masing.
Semakin tinggi level turnamen, semakin besar potensi poin yang diperoleh.
4. Hasil akhir menentukan jumlah poin
Poin juga bergantung pada seberapa jauh pemain atau pasangan melaju dalam turnamen.
Juara memperoleh poin lebih tinggi dibanding finalis.
Finalis memperoleh poin lebih tinggi dibanding semifinalis, dan seterusnya.
Karena itu, mencapai babak akhir secara konsisten dapat memberikan pengaruh besar terhadap peringkat.
5. Gelar dari turnamen berbeda tidak selalu menghasilkan poin sama
Menjadi juara pada dua turnamen berbeda belum tentu menghasilkan jumlah poin yang sama.
BWF memberikan poin berdasarkan kelas dan level turnamen.
Turnamen pada level tertinggi memberikan poin lebih besar dibanding kompetisi pada level yang lebih rendah.
6. Kejuaraan Dunia dan Olimpiade berada pada Grade 1
Dalam tabel peringkat BWF yang berlaku saat ini, Kejuaraan Dunia BWF dan Olimpiade masuk kategori Grade 1.
Juara pada kategori tersebut memperoleh 13.000 poin.
Rinciannya antara lain:
- juara: 13.000 poin;
- finalis: 11.000 poin;
- posisi 3–4: 9.200 poin;
- posisi 5–8: 7.200 poin; dan
- posisi 9–16: 5.200 poin.
Poin terus berkurang untuk pemain yang berhenti pada babak lebih awal.
7. BWF World Tour Finals dan Level 2 memberikan maksimal 12.000 poin
Pada Grade 2 BWF World Tour Level 1 atau Finals serta Level 2, juara memperoleh 12.000 poin.
Finalis memperoleh 10.200 poin, sedangkan pemain atau pasangan yang berada pada posisi 3–4 memperoleh 8.400 poin.
8. Level 3 memberikan maksimal 11.000 poin
Juara BWF World Tour Level 3 memperoleh 11.000 poin.
Finalis memperoleh 9.350 poin.
Posisi 3–4 memperoleh 7.700 poin.
9. Level 4 memberikan maksimal 9.200 poin
Untuk BWF World Tour Level 4, juara memperoleh 9.200 poin.
Finalis memperoleh 7.800 poin, sedangkan posisi 3–4 memperoleh 6.420 poin.
10. Level 5 memberikan maksimal 7.000 poin
Juara BWF World Tour Level 5 memperoleh 7.000 poin.
Finalis memperoleh 5.950 poin, sementara posisi 3–4 mendapat 4.900 poin.
11. Level 6 memberikan maksimal 5.500 poin
Pada BWF World Tour Level 6, juara mendapatkan 5.500 poin.
Finalis memperoleh 4.680 poin, sedangkan posisi 3–4 memperoleh 3.850 poin.
12. Turnamen Grade 3 juga menghasilkan poin dunia
Pemain tidak harus mengikuti turnamen BWF World Tour untuk memperoleh poin peringkat dunia.
Turnamen Grade 3 juga menghasilkan poin.
Juara memperoleh:
- International Challenge: 4.000 poin;
- International Series: 2.500 poin; dan
- Future Series: 1.700 poin.
Level kompetisi yang lebih rendah dapat menjadi jalur pemain mengumpulkan poin sebelum masuk turnamen yang lebih tinggi.
13. Sistem menggunakan periode 52 minggu
Salah satu bagian terpenting dalam memahami peringkat BWF adalah periode 52 minggu.
Peringkat dihitung menggunakan hasil turnamen yang termasuk dalam periode 52 minggu terakhir.
Artinya, poin lama tidak berada dalam perhitungan untuk selamanya.
14. Jika mengikuti 10 turnamen atau kurang, semua hasil dihitung
BWF mengatur bahwa apabila seorang pemain atau pasangan mengikuti 10 turnamen peringkat dunia atau kurang dalam 52 minggu, poin dari seluruh turnamen tersebut dijumlahkan.
Contohnya, jika seorang pemain mengikuti 8 turnamen yang memenuhi ketentuan, seluruh 8 hasil tersebut dapat masuk dalam perhitungan.
15. Jika mengikuti 11 turnamen atau lebih, hanya 10 hasil terbaik dihitung
Aturan berubah ketika pemain atau pasangan telah mengikuti 11 turnamen atau lebih dalam periode 52 minggu.
Dalam kondisi tersebut, hanya 10 hasil dengan poin tertinggi yang diperhitungkan dalam peringkat dunia.
Hasil lain tetap tercatat, tetapi tidak menambah total poin apabila nilainya lebih rendah dari 10 hasil yang sudah masuk perhitungan.
16. Turnamen baru dapat menggantikan hasil yang lebih rendah
Jika seorang pemain sudah memiliki 10 hasil yang diperhitungkan kemudian memperoleh poin lebih besar pada turnamen berikutnya, hasil tersebut dapat menggantikan salah satu nilai yang lebih rendah.
Inilah sebabnya seorang pemain dapat menambah poin efektif meskipun sudah mengikuti banyak turnamen.
Yang penting bukan sekadar jumlah turnamennya, melainkan 10 hasil terbaik yang masih berada dalam periode 52 minggu.
17. Poin lama dapat keluar dari perhitungan
Karena menggunakan periode 52 minggu, poin sebuah turnamen akan keluar dari jendela perhitungan ketika sudah melewati periode yang ditentukan.
Akibatnya, total poin pemain dapat berkurang apabila poin lama yang keluar belum tergantikan hasil baru dengan nilai setara atau lebih tinggi.
18. Pemain dapat turun peringkat tanpa baru saja kalah
Hal ini sering membingungkan pembaca.
Seorang pemain dapat tidak bertanding pada minggu tertentu tetapi tetap mengalami penurunan posisi.
Salah satu penyebabnya adalah poin dari hasil lama keluar dari periode 52 minggu, sementara pemain lain memperoleh atau mempertahankan poin lebih banyak.
Karena itu, perubahan peringkat tidak selalu berarti pemain baru saja kalah.
19. Pemain lain juga memengaruhi posisi
Posisi peringkat bersifat relatif terhadap pemain atau pasangan lain.
Seorang atlet dapat mempertahankan jumlah poin tetapi turun satu posisi apabila atlet lain melampaui total poinnya.
Sebaliknya, posisi dapat naik ketika total poin pesaing berkurang.
20. Peringkat diperbarui setiap minggu
Ketentuan BWF yang berlaku saat ini menyebut daftar peringkat dunia diterbitkan setiap Selasa.
Karena itu, perubahan hasil turnamen tidak selalu langsung tercermin pada daftar yang sedang dilihat saat pertandingan selesai.
Gunakan daftar terbaru BWF dan perhatikan tanggal penerbitannya.
21. Poin yang sama belum tentu menghasilkan posisi yang sama
BWF memiliki aturan apabila dua atau lebih pemain atau pasangan mempunyai total poin identik.
Jika poin sama, pemain atau pasangan yang telah mengikuti lebih banyak turnamen ditempatkan lebih tinggi.
Jika jumlah poin dan jumlah turnamennya juga sama, mereka dapat berada pada peringkat yang sama.
22. Peringkat dunia dapat digunakan untuk penentuan unggulan
Peringkat dunia memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar menunjukkan urutan pemain.
BWF menyebut peringkat dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam penentuan unggulan turnamen.
Namun, daftar peringkat yang digunakan untuk suatu turnamen mengikuti jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan BWF.
23. Peringkat tertentu digunakan pada proses masuk turnamen
Daftar peringkat dapat digunakan dalam proses penerimaan pemain, kualifikasi, unggulan, dan penyusunan undian sesuai regulasi kompetisi.
Karena terdapat tenggat waktu tertentu, peringkat pada hari pertandingan belum tentu sama dengan daftar yang digunakan ketika peserta turnamen ditentukan.
24. Peringkat dunia berbeda dengan BWF World Tour Ranking
Ini salah satu perbedaan yang penting.
Peringkat Dunia BWF dan BWF World Tour Ranking merupakan dua sistem yang berbeda.
Peringkat dunia menggunakan hasil turnamen yang memenuhi ketentuan dalam periode 52 minggu.
Sementara BWF juga memelihara BWF World Tour Ranking sebagai sistem poin terpisah berdasarkan hasil turnamen BWF World Tour.
25. BWF World Tour Ranking berkaitan dengan World Tour Finals
Pada akhir musim BWF World Tour, peringkat BWF World Tour digunakan dalam proses penentuan peserta BWF World Tour Finals.
Regulasi BWF menetapkan delapan pemain tunggal putra, delapan tunggal putri, serta masing-masing delapan pasangan pada tiga nomor ganda dari BWF World Tour Ranking untuk proses undangan ke Finals, dengan tetap mengikuti ketentuan lainnya.
Karena itu, pemain dapat memiliki posisi berbeda antara Peringkat Dunia BWF dan BWF World Tour Ranking.
26. Peringkat dunia bukan daftar prestasi satu musim kalender
Karena menggunakan periode 52 minggu, sistem peringkat dunia tidak dimulai kembali dari nol setiap 1 Januari.
Hasil pada akhir tahun sebelumnya masih dapat diperhitungkan selama masih berada dalam periode 52 minggu.
27. Peringkat juga tidak sama dengan jumlah kemenangan pertandingan
Dua pemain dengan jumlah kemenangan yang hampir sama dapat memiliki poin berbeda.
Perbedaannya dapat terjadi karena:
- level turnamen;
- babak yang dicapai;
- jumlah hasil yang masuk perhitungan; dan
- waktu berlangsungnya turnamen dalam periode 52 minggu.
Karena itu, jumlah kemenangan saja tidak cukup untuk membandingkan peringkat.
28. Pasangan ganda dihitung sebagai pasangan
Dalam nomor ganda, BWF menyusun peringkat berdasarkan pasangan pemain.
Ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran memiliki daftar peringkat masing-masing.
Karena itu, perubahan pasangan dapat berkaitan dengan posisi dan poin pasangan yang berbeda.
29. Peringkat junior menggunakan sistem tersendiri
BWF juga memiliki Peringkat Dunia Junior.
Sistem junior tidak boleh langsung disamakan dengan peringkat dunia senior karena memiliki ketentuan perhitungan tersendiri.
Ketika menulis berita mengenai pemain junior, pastikan daftar yang digunakan memang peringkat junior.
30. Cara membaca berita kenaikan peringkat
Ketika sebuah berita menyebut pemain naik dari peringkat 15 menjadi peringkat 12 dunia, jangan hanya melihat perubahan tiga posisi.
Periksa juga:
- total poin terbaru;
- total poin sebelumnya;
- turnamen yang baru selesai;
- hasil lama yang keluar dari periode 52 minggu; dan
- perubahan poin pemain di sekitarnya.
Informasi tersebut membantu menjelaskan mengapa posisi berubah, bukan sekadar menyebut angka peringkat.
31. Gunakan daftar resmi BWF sebagai acuan
Peringkat yang beredar di media sosial dapat berupa proyeksi sebelum daftar resmi diterbitkan.
Proyeksi dapat membantu memperkirakan perubahan, tetapi peringkat resmi tetap mengacu pada daftar yang diterbitkan BWF.
Perhatikan pula tanggal daftar karena peringkat berubah secara berkala.
Memahami sistem BWF membuat perubahan peringkat lebih mudah dijelaskan.
Kuncinya adalah poin turnamen, level kompetisi, hasil yang dicapai, periode 52 minggu, serta maksimal 10 hasil terbaik bagi pemain atau pasangan yang mengikuti sedikitnya 11 turnamen.
Karena sistem terus bergerak, kenaikan atau penurunan posisi tidak selalu dapat dijelaskan hanya dari hasil pertandingan terakhir.