PALU, SULTENG EASY – Pertarungan sengit dan menguras emosi tersaji saat PSM menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-6 kompetisi Super League yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis (22/10/2026). Lewat duel ketat yang diwarnai drama hingga detik-detik terakhir, tuan rumah PSM sukses mengunci kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim yang sama-sama menghuni papan tengah klasemen—Persebaya di peringkat ke-9 dan PSM di posisi ke-10—tampil ngotot untuk menguasai jalannya laga. Tensi pertandingan yang cukup tinggi membuat pemain Persebaya, R. Irianto, harus diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-16.
Perubahan Strategi dan Gol Pemecah Kebuntuan
Memasuki babak kedua, kubu Persebaya Surabaya langsung melakukan penyegaran strategi pada menit ke-46 dengan menarik keluar Ramalho dan Irianto untuk digantikan oleh Alex serta Firmansyah. PSM pun merespons pada menit ke-56 dengan memasukkan Fandi menggantikan Aguero.
Upaya tim tamu untuk menambah daya gedor kembali dilakukan pada pertengahan babak kedua lewat masuknya Rivera (menggantikan Mabella di menit ke-64) serta Ramdani (menggantikan Pratama di menit ke-65).
Namun, keberuntungan justru berpihak kepada tuan rumah. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74 setelah terjadinya gol bunuh diri (own goal) oleh Y. Fernandes yang mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSM.
Usai gol tersebut, kedua pelatih kembali melakukan rotasi pemain. Persebaya memasukkan Catur menggantikan Lasinari pada menit ke-77, sementara PSM menyegarkan lini permainan dengan memasukkan Bakri (menit ke-78), Foor (menit ke-87), dan Mannan (menit ke-87) untuk menggantikan Aditia, Jevtoski, serta Lalic.
Puncak Drama di Masa Injury Time
Pertandingan mencapai puncak ketegangannya saat memasuki waktu tambahan (injury time) babak kedua. Diawali dengan kartu kuning yang diterima pemain Persebaya, T. Firmansyah, pada menit ke-90+1, situasi berubah menjadi krusial bagi PSM dua menit berselang.
Pemain pengganti PSM, A. Mannan, yang baru merumput selama enam menit terpaksa diusir keluar lapangan usai menerima kartu merah pada menit ke-90+3. Unggul jumlah pemain, Persebaya terus menggempur pertahanan tuan rumah hingga memicu kartu kuning bagi Ardiansyah di kubu PSM pada menit ke-90+7.
Peluang emas bagi Persebaya untuk menyamakan kedudukan sekaligus membuyarkan kemenangan tuan rumah hadir tepat di penghujung laga pada menit ke-90+9 lewat titik putih. Sayangnya, Alex yang maju sebagai eksekutor gagal menuntaskan tendangan penalti tersebut menjadi gol. Kegagalan eksekusi itu sekaligus menutup jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan 1-0 tetap menjadi milik PSM.