PURWAKARTA – Aliansi Mahasiswa Purwakarta (AMP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).
Aksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB itu diikuti sekitar 40 orang dari sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat.
Dalam aksinya, massa menuntut DPRD Kabupaten Purwakarta lebih proaktif, kritis, dan independen dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah serta penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Massa juga meminta keterbukaan informasi publik terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas, dana reses, serta berbagai fasilitas yang melekat pada anggota DPRD.
Menurut peserta aksi, penggunaan anggaran operasional dewan harus memberikan hasil yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Aliansi juga meminta adanya mekanisme tindak lanjut yang jelas terhadap aspirasi mahasiswa maupun keluhan masyarakat yang telah disampaikan kepada anggota DPRD.
Selain itu, massa mendesak Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Purwakarta lebih tegas dalam menindak dugaan pelanggaran etik, persoalan ketidakhadiran dalam sidang maupun rapat alat kelengkapan dewan, serta rendahnya produktivitas anggota dewan.
Peserta aksi turut mengkritik gaya hidup pejabat publik yang dinilai tidak mencerminkan kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat.
Massa meminta DPRD Kabupaten Purwakarta menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan dalam aksi serta mempublikasikan respons lembaga kepada masyarakat.
Aksi tersebut diterima oleh pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Purwakarta. Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WIB.