PALU, SULTENG EASY – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengagetkan sebagian warga di wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (7/11/2026) dini hari, sekitar pukul 03.07 WITA.
Berdasarkan analisis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum atau pusat gempa berada di darat, tepatnya berjarak sekitar 47 kilometer arah timur laut Sigi. Titik gempa terlacak pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,22 Bujur Timur dengan kedalaman tergolong dangkal, yakni 10 kilometer.
Tingkat Guncangan di Sigi dan Palu
Getaran gempa ini dirasakan cukup bervariasi di beberapa wilayah. Di kawasan Sigi, guncangan terasa pada skala intensitas IV MMI. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan nyata oleh banyak orang di dalam rumah. Jendela maupun pintu biasanya akan berderik, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Sementara itu, di Kota Palu, getaran dilaporkan berada pada skala III MMI dan hanya dirasakan oleh sebagian masyarakat. Guncangan pada tingkat ini diibaratkan seperti sensasi getaran saat sebuah kendaraan truk bermuatan berat sedang melintas di dekat rumah.
Perbedaan intensitas guncangan ini merupakan hal yang wajar. Kuat atau lemahnya getaran yang dirasakan oleh warga sangat bergantung pada kondisi struktur tanah setempat, jarak lokasi dari pusat gempa, serta kualitas konstruksi bangunan.
Nihil Korban dan Imbauan Waspada BMKG
Meski sempat disadari oleh sejumlah warga yang tengah beristirahat, guncangan dini hari tadi tidak sampai memicu kepanikan yang luas. Berdasarkan pendataan awal pascakejadian, belum ada laporan mengenai korban jiwa, korban luka, maupun kerugian material berupa kerusakan bangunan akibat gempa dangkal tersebut. Aktivitas masyarakat di pagi harinya pun tetap berjalan normal seperti biasa.
Menyikapi fenomena alam ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. Warga diminta tidak mudah terpancing oleh isu atau kabar bohong (hoaks) yang kerap beredar di media sosial.
Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi dan arahan resmi yang dikeluarkan oleh BMKG maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. BMKG juga mencatat bahwa parameter awal gempa dapat diperbarui sewaktu-waktu seiring dengan kelengkapan analisis dan pengolahan data lebih lanjut.
Ringkasan Berita:
* Peristiwa: Gempa bumi (Gempa Tektonik).
* Waktu Kejadian: Sabtu, 7 November 2026, pukul 03.07 WITA.
* Kekuatan: Magnitudo 4,9.
* Pusat Gempa: Darat, 47 km Timur Laut Sigi (Kedalaman 10 km).
* Koordinat: 1,13 Lintang Selatan dan 120,22 Bujur Timur.
* Dampak Guncangan: Dirasakan skala IV MMI di Sigi dan skala III MMI di sebagian wilayah Palu.
* Dampak Kerusakan/Korban: Nihil laporan korban maupun kerusakan material.
* Imbauan: Warga diminta tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.