BUOL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di area lahan masyarakat di perbatasan Desa Talaki dan Desa Lilito, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu, 27 September 2026.
Kebakaran yang diketahui sekitar pukul 12.00 WITA tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar 1 hektare di sekitar Jalan Trans Sulawesi.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material belum diketahui.
1. Api Sudah Membesar Saat Diketahui Warga
Berdasarkan informasi awal, warga mengetahui kebakaran setelah api terlihat telah membesar di area lahan masyarakat di pinggir Jalan Trans Sulawesi.
Belum diketahui kapan dan dari titik mana api pertama kali muncul.
Setelah menerima informasi mengenai kebakaran, petugas mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah Desa Talaki serta Desa Lilito untuk melakukan penanganan.
2. Petugas Gabungan dan Warga Lakukan Pemadaman
Upaya pemadaman melibatkan petugas gabungan bersama masyarakat Desa Talaki dan Desa Lilito.
Sedikitnya 2 personel kepolisian, 3 personel TNI, dan 3 petugas pemadam kebakaran terlibat dalam penanganan di lokasi. Sejumlah warga dari kedua desa turut membantu proses pemadaman.
Satu unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Buol dikerahkan untuk membantu mengendalikan api.
3. Medan Terjal Hambat Pemadaman
Proses pemadaman menghadapi kendala karena kondisi medan di sekitar lokasi kebakaran.
Akses jalan yang terjal dan tidak tersedianya jalur menuju beberapa titik api membuat kendaraan pemadam maupun petugas kesulitan menjangkau seluruh area.
Kondisi tersebut menyebabkan proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap pada titik-titik yang dapat diakses.
4. Beberapa Titik Api Belum Padam
Sekitar pukul 14.00 WITA, sebagian besar api telah berhasil dipadamkan.
Namun, beberapa titik api masih menyala dan belum dapat dijangkau karena berada di area dengan medan terjal.
Petugas melakukan pemantauan terhadap titik-titik tersebut untuk mencegah api kembali meluas ke area lainnya.
Penanganan lanjutan masih diperlukan hingga seluruh titik api dapat dipastikan padam.
5. Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Penyebab karhutla tersebut belum diketahui.
Informasi awal hanya menyebutkan bahwa kebakaran diketahui warga ketika api sudah membesar. Belum terdapat keterangan yang memastikan sumber awal maupun pemicu kebakaran.
Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab kejadian.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diingatkan untuk menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pada lahan dengan vegetasi kering yang mudah terbakar.
Hingga pembaruan terakhir dalam laporan lapangan, luas area terdampak diperkirakan sekitar 1 hektare, tidak terdapat korban jiwa, dan beberapa titik api masih membutuhkan penanganan lanjutan.