SIGI, SULTENG EASY – Penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Puncak Gunung Ranindi, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, secara resmi dinyatakan berakhir. Seluruh titik api yang melahap area perbukitan sekitar 115 hektare tersebut dipastikan telah padam total.
Berakhirnya operasi pemadaman yang telah berlangsung sejak 19 Oktober 2026 ini ditandai dengan pelaksanaan apel konsolidasi tim gabungan di halaman Kantor Desa Berdikari pada Minggu (1/11/2026) pagi, sekitar pukul 08.30 WITA. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sigi, Henri Kusuma Rombe.
Berdasarkan hasil pemantauan akhir, seluruh titik api di kawasan hutan dinyatakan padam pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Proses pendinginan di tahap akhir juga terbantu oleh guyuran hujan yang turun dari sore hingga malam hari. Pemeriksaan menyeluruh memastikan tidak ada lagi titik api aktif, sehingga operasi secara resmi ditutup pada Minggu (1/11/2026) pukul 10.00 WITA.
Libatkan 151 Personel Gabungan
Keberhasilan operasi panjang dengan medan yang berat ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi 151 personel gabungan.
Evaluasi dan Antisipasi Susulan
Pemerintah Desa Berdikari diminta untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, yang dinilai menjadi risiko utama meluasnya api ke kawasan hutan.
Selain itu, aktivitas masyarakat yang mengambil atau menambang damar di sekitar kawasan Puncak Gunung Ranindi juga akan ditertibkan. Aturan ini akan disusun bersama Pemerintah Kecamatan Palolo dengan melibatkan unsur Polsek dan Koramil setempat untuk pengawasannya.
Ringkasan Penanganan:
* Kejadian: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
* Lokasi: Puncak Gunung Ranindi, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kab. Sigi
* Masa Penanganan: 19–31 Oktober 2026
* Luas Area Terdampak: ± 115 Hektare
* Personel Terlibat: 151 orang dari unsur gabungan TNI-Polri, Instansi Daerah, dan Warga
* Status: Operasi resmi berakhir pada Minggu, 1 November 2026.