MOROWALI UTARA, SULTENG EASY – Bencana kebakaran melanda area lahan kosong dan perkebunan plasma kelapa sawit di Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, pada Sabtu (31/10/2026) sore. Akibat insiden tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500 juta.
Berdasarkan kronologi kejadian, titik api awalnya muncul dari sebuah lahan kosong yang bersebelahan dengan kebun kelapa sawit plasma desa. Kobaran api tersebut sempat berhasil dipadamkan oleh Kepala Desa beserta perangkatnya.
Nahas, pada pukul 15.00 WITA, api dilaporkan kembali menyala. Tiupan angin memicu api merembet dengan sangat cepat menyeberangi jalan tani dan langsung melahap lahan perkebunan durian milik warga. Akibatnya, 50 pohon durian milik Siswanto dan 10 pohon milik Burhanuddin hangus terbakar.
Angin Kencang Perluas Area Kebakaran
Kondisi angin yang cukup kencang serta keterbatasan peralatan membuat upaya warga memadamkan api pada pukul 16.00 WITA sempat terkendala. Kobaran api yang semakin tidak terkendali akhirnya meluas dan menghanguskan kurang lebih lima hektare lahan perkebunan plasma kelapa sawit milik Desa Lembontonara.
Merespons situasi tersebut, puluhan personel gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman dilakukan secara intensif menggunakan tangki sprayer (spoyer), tangki cas perorangan milik warga, serta berbagai alat seadanya.
Setelah berjibaku mengendalikan kobaran api, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan titik api utama pada pukul 18.10 WITA. Meski masih tersisa beberapa titik bara di batang pohon sawit.
Pihak berwajib yang bersiaga di lokasi turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak lagi membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar guna mencegah bencana serupa.