BANGGAI LAUT – Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Desa Labuan Kapelak, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 14.00 WITA.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 512 meter persegi.
Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
1. Petugas Gabungan Bergerak ke Lokasi
Setelah menerima informasi kebakaran, personel Polres Banggai Laut, Polsubsektor Banggai Selatan, Pemadam Kebakaran Banggai Laut, TNI, BPBD, serta masyarakat bergerak menuju lokasi.
Tim gabungan tiba sekitar pukul 14.40 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, titik api pertama terlihat di salah satu lahan perkebunan warga kemudian merambat ke lahan di sekitarnya.
2. Puluhan Pohon Terdampak Kebakaran
Kebakaran mengakibatkan sejumlah tanaman perkebunan ikut terdampak.
Berdasarkan pendataan sementara, tanaman yang terbakar meliputi:
- 15 pohon kelapa
- 10 pohon jambu mete
Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Nilai tersebut masih merupakan perkiraan awal berdasarkan kondisi yang ditemukan di lokasi.
3. Puluhan Personel Terlibat Pemadaman
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur gabungan.
Personel yang tercatat terlibat terdiri atas:
- 6 personel Polri
- 14 petugas Damkar Banggai Laut
- 8 personel TNI
- 6 personel BPBD Banggai Laut
- warga Desa Labuan Kapelak
Pemadaman didukung 2 unit mobil pemadam kebakaran, 1 kendaraan pikap untuk mengangkut personel dan peralatan, serta sejumlah selang air.
4. Api Padam Sekitar Pukul 16.45 WITA
Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WITA.
Petugas kemudian memastikan tidak ada lagi api yang berpotensi kembali menyebar ke lahan di sekitarnya.
Situasi di lokasi setelah pemadaman dilaporkan dalam kondisi terkendali.
5. Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
Petugas masih melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui awal terjadinya api di kawasan perkebunan tersebut.
Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah kebakaran dipicu faktor alam, kelalaian, maupun aktivitas tertentu.
Masyarakat di sekitar kawasan perkebunan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api, terutama saat kondisi lahan kering dan mudah terbakar.