POSO – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di sekitar Jalan Trans Sulawesi, Desa Kuku, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 14.30 WITA.
Lokasi kebakaran berada di sekitar batas Desa Tampemadoro dan Desa Kuku.
Lahan yang terbakar berupa rumput dan semak kering dengan luas terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.
1. Petugas Gabungan Bergerak ke Lokasi
Setelah menerima informasi kebakaran, personel Polsek Pamona Utara bergerak menuju lokasi.
Setibanya di lokasi, personel Polri bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, petugas kehutanan, unsur penanggulangan bencana, serta masyarakat langsung melakukan pemadaman.
Penanganan dilakukan menggunakan 1 unit mobil pemadam kebakaran, mesin pompa air, tandon air, serta peralatan sederhana lainnya.
2. Puluhan Personel dan Warga Terlibat
Pemadaman melibatkan sejumlah unsur dengan kekuatan:
- 5 personel Polri
- 5 petugas Damkar
- 3 personel TNI
- 8 petugas penanggulangan bencana
- 5 petugas kehutanan
- sekitar 60 warga
Selain mobil pemadam, penanganan juga didukung kendaraan pembawa tandon air untuk membantu pasokan air di sekitar lokasi.
3. Cuaca Kering dan Berangin
Saat kebakaran terjadi, kondisi lingkungan dilaporkan berada dalam musim kemarau dengan cuaca kering dan berangin.
Vegetasi berupa rumput dan semak yang kering berpotensi mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani.
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
4. Api Padam Pukul 18.00 WITA
Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar 3,5 jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan pada area yang terbakar untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Setelah pemadaman, lokasi tetap dipantau guna memastikan kondisi benar-benar aman.
5. Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
Dalam laporan lapangan belum terdapat keterangan yang memastikan sumber awal api maupun aktivitas yang memicu kebakaran.
Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah kebakaran disebabkan faktor alam, kelalaian, maupun aktivitas tertentu.
Masyarakat di sekitar kawasan yang memiliki vegetasi kering diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari penggunaan api terbuka yang dapat memicu kebakaran.