JAKARTA – Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 memasuki tahapan persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara.
Portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) saat ini menampilkan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 sebagai proses pengadaan yang sedang berjalan.
Tahap pendaftaran telah ditutup pada 30 Agustus 2026, disusul seleksi administrasi, masa sanggah, serta pengumuman hasil pascasanggah.
Berdasarkan jadwal BKN, tahapan berikutnya mencakup penerbitan kode billing dan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebelum peserta mengikuti SKD CAT BKN.
Pelaksanaan SKD dijadwalkan berlangsung mulai 22 September hingga 7 Oktober 2026.
BKN telah menyiapkan 36 titik lokasi CAT di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas yang disiapkan mencakup perangkat komputer, jaringan, ruang ujian, serta dukungan teknis lainnya.
Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 diikuti 9 kementerian dan lembaga dengan total 4.770 formasi.
Peserta disarankan rutin memeriksa akun SSCASN serta pengumuman resmi instansi sekolah kedinasan yang dipilih untuk mengetahui jadwal, lokasi ujian, ketentuan pembayaran, dan dokumen yang harus dibawa.
Pada pelaksanaan CAT BKN, peserta perlu memperhatikan ketentuan kedatangan. Informasi resmi CAT BKN menyebut peserta harus hadir 60 menit sebelum ujian atau mengikuti ketentuan waktu yang ditetapkan instansi masing-masing.
Peserta juga perlu memastikan identitas, kartu peserta, jadwal ujian, serta lokasi tes sudah sesuai sebelum hari pelaksanaan.
BKN mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seleksi menggunakan sistem CAT dilakukan secara terukur dan hasilnya dapat dipantau.
Karena itu, seluruh informasi sebaiknya diperoleh melalui portal SSCASN, situs BKN, serta pengumuman resmi masing-masing kementerian atau lembaga penyelenggara.