PALU, SULTENGEASY – Suasana rapat dewan guru di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Alhaerat, Perumnas Balaroa, Kecamatan Palu Selatan, mendadak digegerkan oleh kemunculan kepulan asap tebal dari lahan kosong tepat di samping gedung sekolah pada Selasa (13/10/2026) pagi sekitar pukul 09.45 WITA.
Kepala Sekolah MIS Alhaerat, Ustad Syah, yang saat itu sedang memimpin rapat, menuturkan bahwa dirinya dan para guru langsung bergegas keluar ruangan setelah menyadari adanya kepulan asap. Setibanya di luar, mereka mendapati api sudah menyala dan melahap area semak belukar.
Kondisi semak yang kering membuat nyala api semakin membesar dan memancing perhatian warga sekitar yang turut berhamburan keluar rumah. Menyadari ancaman api yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan, salah seorang warga dengan sigap langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu.
Merespons laporan tersebut, armada pemadam tiba di lokasi kejadian (TKP) pada pukul 10.00 WITA dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam. Berkat respons cepat petugas, si jago merah berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 10.30 WITA. Adapun luas area lahan kosong yang terbakar diperkirakan mencapai 400 meter persegi (20x20 meter).
Petugas mensterilkan area dan mengurai kerumunan warga guna memperlancar proses penyemprotan air oleh petugas pemadam. Beruntung, pihak kepolisian memastikan insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, luka-luka, maupun kerugian materil pada bangunan fisik sekolah.
Menyikapi peristiwa ini, aparat kepolisian memberikan imbauan tegas kepada seluruh warga Kota Palu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Masyarakat diminta agar tidak membuang puntung rokok sembarangan yang masih menyala dan menghindari pembakaran sampah tanpa pengawasan yang ketat.