PALU – Mengetahui nomor darurat sebelum keadaan darurat terjadi dapat membantu masyarakat memperoleh bantuan lebih cepat.

Indonesia memiliki sejumlah nomor layanan penting dengan fungsi berbeda, mulai dari layanan darurat terpadu, kepolisian, pemadam kebakaran, pencarian dan pertolongan, kegawatdaruratan medis, hingga layanan narkotika.

Berikut fungsi masing-masing nomor yang perlu diketahui:

1. Nomor 112 untuk layanan darurat terpadu

Nomor 112 merupakan Nomor Tunggal Panggilan Darurat yang dikembangkan pemerintah untuk mengintegrasikan berbagai layanan kedaruratan.

Layanan ini dapat menghubungkan masyarakat dengan unsur seperti Pemadam Kebakaran, BPBD, layanan kesehatan, kepolisian, dan instansi lain yang terlibat dalam penanganan keadaan darurat.

2. Layanan 112 diselenggarakan pemerintah daerah

Call Center 112 tidak dijalankan dari satu pusat nasional untuk seluruh kejadian.

Penyelenggaraannya dilakukan secara desentralisasi oleh pemerintah kabupaten atau kota.

Karena itu, layanan 112 perlu sudah diaktifkan di wilayah tempat panggilan dilakukan.

3. Tidak semua kabupaten atau kota otomatis memiliki 112

Pemerintah daerah perlu melalui proses pengajuan, penyediaan pusat panggilan, integrasi jaringan, pengujian, dan peluncuran sebelum layanan 112 aktif.

Karena itu, masyarakat sebaiknya mengetahui apakah wilayah tempat tinggalnya sudah memiliki layanan 112.

4. Nomor 112 dapat digunakan untuk berbagai jenis keadaan darurat

Di daerah yang sudah mengoperasikan layanan tersebut, 112 dapat digunakan untuk melaporkan kejadian seperti:

Kebakaran

Kecelakaan

Keadaan medis darurat

Bencana

Gangguan keamanan

Kondisi lain yang membutuhkan respons cepat

Petugas kemudian meneruskan laporan kepada instansi yang sesuai.

5. Panggilan 112 tidak dikenakan biaya

Pedoman teknis layanan 112 menyatakan operator telekomunikasi tidak membebankan biaya kepada masyarakat yang menghubungi nomor tersebut.

Di wilayah yang telah mengaktifkannya, 112 dirancang agar mudah digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

6. Nomor 110 untuk bantuan kepolisian

Call Center Polri 110 merupakan layanan resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Masyarakat dapat menggunakannya untuk memperoleh informasi, membuat laporan, menyampaikan pengaduan, atau meminta bantuan kepolisian.

7. Nomor 110 berlaku secara nasional

Polri pada Januari 2026 menegaskan bahwa layanan 110 dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia.

Layanan tersebut dapat digunakan melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

8. Panggilan 110 gratis

Polri menyatakan masyarakat tidak dikenakan biaya ketika menghubungi Call Center 110.

Layanan ini dapat digunakan ketika membutuhkan kehadiran atau bantuan polisi secara cepat.

9. Kapan menggunakan 110?

Nomor 110 dapat digunakan untuk peristiwa seperti:

Tindak kriminal

Ancaman

Kekerasan

Kerusuhan

Gangguan keamanan

Kecelakaan yang membutuhkan kehadiran kepolisian

Pengaduan atau informasi kepolisian

Sampaikan kondisi secara jelas kepada operator.

10. Nomor 113 berkaitan dengan Pemadam Kebakaran

Nomor 113 digunakan sebagai nomor layanan Pemadam Kebakaran dan termasuk salah satu layanan yang dapat diintegrasikan dalam sistem panggilan darurat 112.

Namun, sistem layanan Damkar dapat berbeda di masing-masing daerah.

Sebagian pemerintah daerah juga menyediakan nomor telepon atau WhatsApp khusus untuk layanan Pemadam Kebakaran.

11. Untuk kebakaran, jangan menunggu api membesar

Segera hubungi Pemadam Kebakaran apabila api tidak dapat ditangani dengan aman.

Sampaikan alamat, jenis bangunan, bagian yang terbakar, dan informasi mengenai kemungkinan adanya orang yang terjebak.

12. Jangan kembali ke bangunan yang sudah terbakar

Setelah berhasil keluar dari lokasi berbahaya, jangan kembali hanya untuk mengambil barang.

Tunggu petugas memastikan kondisi aman.

13. Nomor 115 untuk Basarnas

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas menyediakan nomor darurat 115.

Nomor tersebut digunakan untuk kejadian yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan.

14. Kapan menghubungi 115?

Basarnas menangani kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia yang membutuhkan pencarian atau pertolongan.

Contohnya dapat berupa:

Orang hilang di laut

Perahu mati mesin dan hanyut

Kapal mengalami kecelakaan

Pendaki hilang

Korban terseret arus

Kondisi lain yang membutuhkan operasi SAR

15. Sampaikan lokasi kepada Basarnas

Basarnas meminta pelapor memberikan informasi kejadian secara jelas.

Jika memungkinkan, sampaikan koordinat, lokasi terakhir, ciri kendaraan atau kapal, jumlah orang, dan nomor kontak yang dapat dihubungi.

16. Operasi SAR Basarnas tidak dikenakan biaya

Standar layanan Basarnas menyebut operasi pencarian dan pertolongan tidak dikenakan biaya kepada masyarakat.

Jangan menunda laporan hanya karena khawatir mengenai biaya operasi SAR.

17. Nomor 119 untuk kegawatdaruratan medis

Kementerian Kesehatan menyediakan Public Safety Center atau PSC 119 sebagai layanan cepat tanggap darurat kesehatan.

Layanan ini digunakan untuk membantu masyarakat yang menghadapi keadaan medis kritis maupun kecelakaan.

18. Kapan menghubungi 119?

Nomor 119 dapat digunakan ketika seseorang membutuhkan bantuan kegawatdaruratan medis.

Contohnya:

Tidak sadarkan diri

Kesulitan bernapas

Kejang

Nyeri dada berat

Cedera serius

Kecelakaan dengan korban luka

Keadaan lain yang membutuhkan pertolongan medis segera

19. Sampaikan kondisi pasien secara singkat

Ketika menghubungi layanan medis, jelaskan:

Lokasi pasien

Kondisi utama

Kesadaran pasien

Keluhan atau cedera yang terlihat

Jumlah pasien jika lebih dari satu

Operator dapat memberikan arahan sesuai kondisi.

20. Jangan menunggu administrasi dalam keadaan gawat darurat

Dalam kondisi yang mengancam keselamatan, prioritas utama adalah memperoleh pertolongan medis.

Urusan administratif dapat mengikuti setelah pasien mendapatkan penanganan sesuai ketentuan.

21. Nomor 184 untuk Badan Narkotika Nasional

BNN menyediakan Call Center 184 untuk layanan informasi, laporan, pengaduan, dan konsultasi terkait narkotika.

BNN memperbarui layanan tersebut pada Februari 2026.

22. Call Center BNN 184 beroperasi 24 jam

BNN menyatakan layanan 184 beroperasi selama 7 hari dalam seminggu dan 24 jam sehari.

Masyarakat dapat menggunakan layanan tersebut kapan pun membutuhkan informasi atau menyampaikan laporan terkait narkotika.

23. Nomor 184 juga dapat digunakan untuk konsultasi rehabilitasi

Call Center 184 tidak hanya digunakan untuk melaporkan dugaan peredaran narkotika.

Masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai mekanisme dan akses layanan rehabilitasi.

24. Jangan menggunakan nomor darurat untuk panggilan iseng

Nomor darurat disediakan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan pelayanan.

Panggilan palsu atau iseng dapat mengganggu petugas dan memperlambat respons terhadap kejadian yang nyata.

25. Utamakan lokasi saat melapor

Salah satu informasi terpenting ketika menghubungi layanan darurat adalah lokasi.

Sampaikan alamat secara jelas.

Jika berada di lokasi yang sulit dikenali, gunakan nama jalan, desa atau kelurahan, kecamatan, bangunan terdekat, titik koordinat, atau penanda lain.

26. Sampaikan jenis kejadian

Jelaskan masalah dalam satu kalimat terlebih dahulu.

Contohnya:

Terjadi kebakaran rumah.

Ada kecelakaan dengan korban tidak sadar.

Perahu mati mesin dan hanyut.

Ada ancaman kekerasan.

Seorang pendaki belum kembali.

Informasi singkat membantu operator menentukan kebutuhan bantuan.

27. Beritahu jumlah korban

Jika terdapat korban atau orang yang membutuhkan pertolongan, sampaikan jumlahnya.

Informasi tersebut membantu instansi memperkirakan kebutuhan personel, ambulans, maupun perlengkapan.

28. Jangan memutus sambungan terlalu cepat

Setelah menyampaikan laporan, tunggu arahan dari operator.

Petugas mungkin memerlukan informasi tambahan mengenai lokasi atau keadaan korban.

29. Pastikan nomor telepon tetap dapat dihubungi

Setelah membuat laporan, jangan mematikan telepon apabila tidak diperlukan.

Petugas dapat menghubungi kembali untuk memperoleh informasi tambahan atau memastikan lokasi.

30. Jangan berpindah lokasi tanpa memberi tahu petugas

Jika pelapor atau korban harus berpindah dari lokasi semula, informasikan kepada petugas.

Hal ini penting agar tim bantuan tidak menuju titik yang sudah ditinggalkan.

31. Nomor yang dipilih bergantung pada jenis keadaan

Tidak setiap keadaan harus dilaporkan ke semua nomor sekaligus.

Gunakan layanan yang paling sesuai dengan kondisi.

110 untuk bantuan kepolisian.

113 untuk Pemadam Kebakaran.

115 untuk pencarian dan pertolongan Basarnas.

119 untuk kegawatdaruratan medis.

184 untuk layanan BNN.

112 dapat digunakan sebagai pintu layanan darurat terpadu di daerah yang telah mengaktifkannya.

32. Dalam satu kejadian dapat diperlukan lebih dari satu instansi

Kecelakaan besar, bencana, atau kebakaran dapat membutuhkan polisi, petugas medis, Damkar, maupun Basarnas secara bersamaan.

Pada wilayah yang telah memiliki 112, pusat panggilan dapat membantu mengoordinasikan instansi terkait.

33. Jangan sibuk memilih nomor saat nyawa terancam

Jika tidak yakin layanan mana yang paling tepat tetapi wilayah sudah memiliki 112, gunakan layanan terpadu tersebut.

Jika mengetahui instansi yang dibutuhkan, masyarakat juga dapat menghubungi nomor layanan khusus secara langsung.

34. Simpan nomor darurat di telepon

Meskipun nomornya singkat, menyimpan informasi darurat tetap berguna.

Keluarga juga sebaiknya mengetahui fungsi masing-masing nomor.

35. Ajarkan kepada anggota keluarga

Anak yang sudah cukup memahami penggunaan telepon dapat dikenalkan pada nomor darurat serta kondisi kapan nomor tersebut digunakan.

Yang perlu ditekankan adalah nomor darurat bukan untuk bermain atau mencoba-coba.

36. Periksa layanan lokal

Selain nomor nasional, pemerintah daerah dapat menyediakan nomor tambahan untuk:

BPBD

Damkar

Ambulans

Rumah sakit

PLN

Posko bencana

Layanan daerah lainnya

Nomor lokal dapat disimpan sebagai pelengkap.

37. Jangan hanya mengandalkan media sosial

Mengunggah kejadian ke media sosial tidak sama dengan menghubungi layanan darurat.

Jika kondisi membutuhkan respons cepat, hubungi layanan resmi terlebih dahulu.

38. Dokumentasi bukan prioritas utama

Ketika melihat kecelakaan, kebakaran, atau kondisi yang mengancam keselamatan manusia, jangan mendahulukan mengambil foto atau video.

Pastikan bantuan sudah diminta dan jangan menempatkan diri dalam bahaya.

39. Keselamatan pelapor juga penting

Jangan mendekati api, arus deras, bangunan yang berpotensi runtuh, kabel listrik jatuh, atau lokasi berbahaya hanya untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Sampaikan informasi dari tempat yang aman.

40. Informasi yang sederhana dapat sangat membantu

Dalam keadaan panik, tidak perlu menyusun laporan panjang.

Cukup sampaikan:

Apa yang terjadi

Di mana lokasinya

Berapa orang yang membutuhkan bantuan

Bagaimana kondisinya

Nomor yang dapat dihubungi

Petugas kemudian dapat meminta informasi tambahan sesuai kebutuhan.

Mengetahui fungsi setiap nomor darurat membantu masyarakat menghubungi instansi yang tepat ketika waktu menjadi faktor penting.

Simpan dan kenali fungsi 112, 110, 113, 115, 119, serta 184 sebelum keadaan darurat terjadi.