PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Sulawesi Tengah pada Senin, 28 September 2026 didominasi berawan hingga cerah berawan.
Berdasarkan prakiraan BMKG tingkat kabupaten dan kota, enam wilayah diprakirakan berawan, empat cerah berawan, dan tiga wilayah cerah.
Kota Palu diprakirakan cerah berawan dengan suhu berkisar 23–30°C dan kelembapan udara 62–97%.
1. Prakiraan Cuaca 13 Kabupaten dan Kota di Sulteng
Berikut prakiraan cuaca BMKG untuk Senin, 28 September 2026:
Banggai: Berawan, suhu 18–26°C
Poso: Berawan, suhu 21–27°C
Donggala: Cerah berawan, suhu 22–28°C
Tolitoli: Cerah, suhu 26–31°C
Buol: Berawan, suhu 23–34°C
Morowali: Berawan, suhu 19–27°C
Banggai Kepulauan: Cerah, suhu 24–29°C
Parigi Moutong: Cerah, suhu 27–30°C
Tojo Una-Una: Berawan, suhu 20–30°C
Sigi: Berawan, suhu 20–28°C
Banggai Laut: Cerah, suhu 26–27°C
Morowali Utara: Cerah berawan, suhu 26–30°C
Kota Palu: Cerah berawan, suhu 23–30°C
Dari 13 kabupaten dan kota tersebut, enam wilayah diprakirakan berawan, empat wilayah cerah, dan tiga wilayah cerah berawan. Tidak terdapat wilayah dengan prakiraan utama hujan pada tabel harian BMKG.
2. Buol Berpotensi Mencapai 34°C
Suhu maksimum tertinggi dalam prakiraan tersebut mencapai 34°C dan berpotensi terjadi di Kabupaten Buol.
Tolitoli menyusul dengan suhu maksimum 31°C, sementara Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Morowali Utara, dan Kota Palu dapat mencapai 30°C.
Suhu minimum terendah terdapat di Banggai dengan 18°C, disusul Morowali 19°C. Tojo Una-Una dan Sigi memiliki suhu minimum 20°C.
Perbedaan suhu antardaerah dipengaruhi kondisi geografis masing-masing wilayah. Kawasan pesisir, dataran rendah, lembah, dan pegunungan dapat mengalami kondisi suhu yang berbeda.
3. Cuaca Berawan Mendominasi Sejumlah Wilayah
Cuaca berawan diprakirakan terjadi di Banggai, Poso, Buol, Morowali, Tojo Una-Una, dan Sigi.
Sementara Donggala, Morowali Utara, dan Kota Palu diprakirakan cerah berawan.
Tolitoli, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, dan Banggai Laut menjadi wilayah yang memiliki prakiraan utama cerah.
Meski tidak terdapat prakiraan utama hujan dalam tabel harian 13 kabupaten dan kota, perubahan cuaca lokal tetap dapat terjadi dalam periode tertentu.
BMKG menyebut kondisi atmosfer lokal yang labil kuat terdapat di Sulawesi Tengah. Kondisi tersebut dapat mendukung pengangkatan massa udara dan pertumbuhan awan konvektif ketika tersedia cukup uap air.
4. Sulawesi Tengah Sempat Masuk Peringatan Dini Cuaca
Pada Senin dini hari, BMKG sempat menerbitkan peringatan dini cuaca untuk Sulawesi Tengah.
Peringatan tersebut berlaku mulai sekitar pukul 01.20 WITA hingga 06.00 WITA dan berkaitan dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Peringatan dini tersebut merupakan produk nowcasting yang menggambarkan kondisi cuaca ekstrem dalam jangka sangat pendek, yakni hingga enam jam ke depan.
Karena itu, peringatan dini pada dini hari tidak berarti hujan lebat diprakirakan berlangsung sepanjang Senin.
Masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan BMKG karena peringatan dini dapat diterbitkan kembali mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.
5. Kondisi Kering dan Risiko Karhutla Tetap Perlu Diwaspadai
BMKG menyebut kondisi relatif kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada akhir September 2026.
Untuk periode 28 September hingga 1 Oktober 2026, cuaca Indonesia secara umum diprakirakan didominasi cerah berawan hingga hujan ringan.
Sulawesi Tengah tidak termasuk wilayah yang tercantum dalam daftar potensi hujan sedang maupun kategori hujan lebat pada prospek nasional periode tersebut. Namun, kondisi atmosfer lokal di Sulawesi Tengah masih dinilai labil dan dapat mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal.
Risiko kebakaran hutan dan lahan juga tetap perlu diperhatikan, terlebih Sulawesi Tengah termasuk wilayah yang dalam beberapa waktu terakhir mencatat kejadian karhutla.
Masyarakat diimbau menghindari pembakaran sampah maupun membuka lahan menggunakan api, terutama pada kawasan dengan vegetasi kering.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Masyarakat disarankan memantau informasi dan peringatan dini terbaru BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan.