MOROWALI, SULTENGEASY – Semangat gotong royong dan kesigapan lintas instansi kembali terlihat nyata di Kabupaten Morowali. Sebuah insiden kebakaran lahan yang melanda kawasan perbukitan Desa Siumbatu, Kecamatan Bahodopi, pada Jumat (9/10/2026) malam, langsung direspons cepat oleh tim gabungan.
Langkah penanganan ini bermula dari kepedulian warga setempat yang proaktif melaporkan munculnya titik api pada pukul 21.00 WITA. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas Polsek Bahodopi, Babinsa TNI, serta jajaran Pemerintah Desa Siumbatu.
Tidak berselang lama setelah koordinasi dilakukan, dua unit armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Daerah Morowali langsung diterjunkan ke lokasi untuk memblokir laju si jago merah.
Dalam proses penanganan, tim gabungan dihadapkan pada tantangan geografis alam yang cukup berat. Titik api perlahan merambat ke area dataran yang lebih tinggi, sehingga membatasi daya jangkau selang air pemadam. Kendati demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat pantang menyerah para petugas di lapangan. Mereka terus berjibaku dan mencari strategi alternatif untuk melokalisasi kobaran api.
Hingga Sabtu (10/10/2026), upaya pemadaman dan pendinginan masih terus diintensifkan oleh seluruh pihak. Berdasarkan estimasi sementara, luasan lahan yang terdampak mencapai kurang lebih 1,5 hektar. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi juga tidak hanya berfokus pada pemadaman, melainkan turut mengamankan area sekitar demi keselamatan warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting sekaligus edukasi bagi seluruh elemen masyarakat. Guna mencegah kejadian serupa, warga diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kebakaran, menghindari aktivitas yang dapat memicu percikan api di lahan kering, dan senantiasa berkoordinasi dengan aparat jika menemukan potensi gangguan lingkungan.