MOROWALI, SULTENGEASY – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Masyarakat Desa Buton menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Desa Buton, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, pada Jumat (16/10/2026) pagi. Aksi penyampaian aspirasi ini digelar guna menuntut transparansi pengelolaan anggaran desa.
Rangkaian aksi dimulai dari titik kumpul di kediaman Koordinator Lapangan (Korlap), Asrudin, A.Md.T. Massa yang berjumlah sekitar 30 orang tiba di Kantor Desa Buton dan langsung menyampaikan orasi secara bergantian.
Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan empat poin tuntutan utama kepada pihak pemerintah desa, yakni:
1. Meminta keterbukaan informasi mengenai penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Buton untuk periode tahun 2021 hingga 2026 berjalan.
2. Meminta penjelasan rinci mengenai realisasi program dan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa.
3. Mendorong pemerintah desa untuk menyampaikan informasi anggaran beserta realisasinya secara transparan kepada masyarakat.
4. Membuka ruang dialog antara pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat guna memperoleh penjelasan serta penyelesaian atas aspirasi yang disampaikan.
Merespons aspirasi warga, Kepala Desa Buton menemui langsung massa aksi untuk berdialog. Pertemuan tersebut turut dihadiri dan dimediasi oleh Camat Bungku Selatan serta Kapolsek Bungku Selatan.
Namun, jalannya audiensi antara warga dan pemerintah desa tersebut belum menghasilkan kesepakatan atau titik terang. Sebagai bentuk kekecewaan atas buntunya dialog, massa aksi melakukan penyegelan terhadap Kantor Desa Buton.