PALU, SULTENG EASY – Ketenangan warga di sekitar kawasan Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah rumah semi permanen yang diketahui sedang dalam keadaan kosong, hangus dilalap si jago merah pada Rabu (21/10/2026) siang.
Peristiwa nahas ini pertama kali disadari oleh seorang pemuda berinisial R (20) yang tengah duduk bersantai di luar sebuah rumah indekos (kos) yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Ia terkejut melihat kepulan asap hitam pekat membumbung dari bangunan di sebelahnya. Saat dilakukan pengecekan, kobaran api ternyata sudah membesar dan mulai melahap material rumah.
Sontak, saksi berteriak memperingatkan adanya kebakaran yang membuat warga sekitar dan para penghuni kos berhamburan keluar. Seorang warga setempat, F (40), mengaku sedang beristirahat di dalam rumah saat mendengar teriakan tersebut. Begitu keluar, ia melihat kobaran api dengan sangat cepat melahap hampir seluruh bagian belakang bangunan kosong itu. Khawatir api merembet, ia langsung bergegas menyelamatkan diri bersama keluarganya.
Di tengah kepanikan, sejumlah warga sempat bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ketua RT setempat, Rdw (68), yang menerima laporan dari warga pun bergegas menuju lokasi untuk membantu koordinasi penanganan. Mengingat material bangunan semi permanen yang sangat mudah terbakar membuat api semakin tak terkendali, warga langsung menghubungi dinas pemadam kebakaran.
Tak butuh waktu lama, empat armada pemadam kebakaran (Damkar) Kota Palu tiba di lokasi kejadian. Petugas dengan sigap langsung menerapkan metode penyemprotan ke titik pusat api sekaligus mendinginkan area sekitar bangunan guna mencegah rambatan panas ke rumah warga lainnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih setengah jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara menyeluruh sehingga situasi kembali aman dan terkendali.
Diketahui, rumah semi permanen tersebut merupakan milik seorang warga berinisial NA (46) yang berdomisili di kawasan Lasoani. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Namun, bangunan beserta sejumlah barang di dalamnya hangus tak bersisa, dengan total kerugian materil yang saat ini masih dalam tahap penaksiran.