DONGGALA, SULTENG EASY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menyalurkan bantuan pangan kepada 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di wilayah Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah. Kegiatan penyaluran ini dipusatkan di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, pada Selasa (3/11/2026).
Program bantuan ini merupakan wujud perlindungan sosial dari pemerintah daerah untuk membantu menekan pengeluaran rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Setiap keluarga penerima mendapatkan paket bantuan yang terdiri dari dua liter minyak goreng dan satu kilogram gula pasir.
Penetapan Penerima Mengacu Data DTSEN
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Donggala, Budi Santosa, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan secara selektif. Pihaknya menetapkan penerima manfaat dengan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai desil 4, khususnya mereka yang selama ini belum menerima bantuan sosial reguler lainnya dari pemerintah pusat.
Untuk memastikan validitasnya, data calon penerima yang bersumber dari DTSEN tersebut diserahkan kembali kepada pemerintah desa guna dilakukan proses verifikasi dan validasi lapangan. Langkah ini penting agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kriteria program.
Harapan dan Pengawasan Program
Dalam kesempatan terpisah, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, memberikan instruksi tegas kepada Dinsos PMD beserta jajaran pemerintah kecamatan dan desa. Ia meminta seluruh aparatur memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Aparat di lapangan juga diwanti-wanti agar tidak mempersulit proses administrasi bagi warga yang terbukti memenuhi syarat kelayakan.
Vera menyadari bahwa paket bantuan yang disalurkan belum bisa mencakup seluruh kebutuhan penerima. Namun, langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah.
"Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi sedikit beban pengeluaran keluarga, apalagi di tengah tekanan ekonomi saat ini dan kondisi kekeringan yang ikut memengaruhi produktivitas sektor pertanian warga," ujar Vera.
Ke depan, keberhasilan dan ketepatan sasaran program ini sangat bergantung pada pengawasan di tingkat desa guna memastikan tidak ada data ganda atau keluarga miskin yang luput dari bantuan. Pemerintah daerah juga didorong untuk menyediakan saluran pengaduan data bagi masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian di lapangan.
Ringkasan Penyaluran:
* Program: Bantuan Pangan Pemkab Donggala
* Jumlah Penerima: 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
* Wilayah Sasaran: Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah
* Lokasi Penyaluran: Desa Limboro, Kec. Banawa Tengah
* Bentuk Bantuan: 2 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir per KPM
* Kriteria Penerima: Keluarga kelompok desil 1–4 yang belum menerima bansos reguler
* Basis Data: DTSEN yang diverifikasi oleh pemerintah desa