PALU, SULTENG EASY – Tawuran antar kelompok pemuda dari Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, dengan kelompok pemuda Jalan Anoa, Kelurahan Tatura Utara, kembali terjadi di kawasan Jembatan Lalove, Jalan Lalove, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, pada Rabu (28/10/2026) sore.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.45 WITA ketika terjadi konsentrasi warga dari Jalan Anoa, Kelurahan Tatura Utara, yang bergerak menuju Jembatan Lalove dan melakukan penyerangan terhadap warga Kelurahan Nunu.
Sekitar pukul 17.00 WITA, aksi saling serang pecah di area Jembatan Lalove antara warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara. Dalam bentrokan tersebut, massa menggunakan senjata rakitan, senapan angin, senjata tajam, panah, serta petasan.
Satu Warga Meninggal Dunia dan Dua Luka-Luka
Insiden pertikaian ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Seorang warga Jalan Anoa Lorong Anoaku berinisial DAP (27) meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis di RS Budi Agung Palu. Kedua korban tersebut yakni remaja berinisial MS alias Y (16), warga Jalan Anoa 1, yang mengalami luka tembak senapan angin di bagian dada kanan, serta warga Jalan Kancil berinisial MR (37) yang mengalami luka tembak di bagian dada kiri atas.
Aksi bentrokan juga menimbulkan kerugian materiil di sekitar lokasi kejadian. Satu unit warung makan milik warga berinisial I (43) yang berada di Jalan Lalove, Kelurahan Nunu, dibakar menggunakan bom molotov dengan taksiran kerugian materiil sekitar Rp15 juta.
Personel Gabungan Pukul Mundur Massa
Untuk mengendalikan situasi di lapangan, Anggota Kepolisian Polda Sulawesi Tengah dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengurai serta membubarkan massa dari kedua kelompok yang bertikai.
Sekitar pukul 18.30 WITA, massa dari kedua kelompok berhasil dipukul mundur oleh anggota gabungan ke wilayah masing-masing. Pemerintah daerah Kota Palu juga turut mendatangi lokasi kejadian guna memantau langsung penanganan situasi di lapangan.