MOROWALI – Situasi di Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, dilaporkan kondusif pada Sabtu, 3 Oktober 2026, setelah bentrokan yang terjadi sehari sebelumnya.
Hingga sore hari menjelang malam, tidak terdapat konsentrasi massa di sekitar Jetty PT Askon Batu Karang Grup.
Sebagian masyarakat Desa Matarape juga terpantau meninggalkan desa menuju Desa Lamontoli, Kecamatan Bungku Pesisir, untuk menghadiri kegiatan keluarga.
1. Dua Korban Luka Tambahan Dilaporkan
Laporan perkembangan kepolisian mencatat dua warga tambahan yang mengalami luka akibat bentrokan.
Satu warga mengalami luka pada telinga kanan, sedangkan seorang lainnya mengalami luka pada betis kiri akibat benda tumpul.
Dengan tambahan tersebut, berdasarkan laporan sebelumnya dan perkembangan terbaru, sedikitnya tujuh warga dilaporkan mengalami luka dalam rangkaian bentrokan di Matarape.
Data mengenai tingkat keparahan dan perkembangan kondisi medis para korban belum dirinci lebih lanjut dalam laporan terbaru.
2. Operasional PT Askon Masih Dihentikan
Aktivitas operasional pertambangan PT Askon Batu Karang Grup di wilayah Kabupaten Konawe Utara untuk sementara masih dihentikan.
Penghentian sementara juga berlaku terhadap aktivitas Jetty PT Askon Batu Karang di Desa Matarape, Kabupaten Morowali.
Laporan belum menyebutkan kapan kegiatan perusahaan akan kembali beroperasi.
3. Dua WNA Ditemukan di Bekas Mess
Pada pukul 12.05 WITA, petugas menemukan dua WNA Tiongkok yang bekerja di PT Askon Batu Karang Grup di sebuah bangunan bekas mess perusahaan yang sebelumnya telah terbakar.
Keduanya kemudian diamankan oleh Tim Reaksi Cepat Resmob Polres Morowali dan dibawa ke Mako Polres Morowali untuk penanganan lebih lanjut.
Laporan tersebut belum menyatakan keduanya sebagai tersangka maupun memastikan keterlibatan mereka dalam bentrokan.
Status dan keterlibatan masing-masing masih menunggu proses pemeriksaan kepolisian.
4. Tiga Warga Datangi Polres Morowali
Tiga warga Desa Matarape yang menjadi korban dalam peristiwa bentrokan mendatangi Mako Polres Morowali.
Ketiganya datang untuk membuat laporan polisi terkait kejadian yang mereka alami.
Langkah tersebut menjadi bagian dari proses hukum terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan PT Askon Batu Karang Grup.
5. 94 Personel Gabungan Lakukan Pengamanan
Sebelumnya, personel gabungan Polres Morowali dan Polres Morowali Utara melaksanakan apel di perempatan jalan hauling PT Askon Batu.
94 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan di wilayah Desa Matarape.
Pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi setelah bentrokan serta mengantisipasi adanya aksi lanjutan.
Personel juga tetap ditempatkan pada sejumlah titik di sekitar kawasan perusahaan dan Jetty PT Askon.
6. Tidak Ada Konsentrasi Massa di Sekitar Jetty
Hingga menjelang malam, tidak terdapat konsentrasi massa di sekitar Jetty PT Askon Batu Karang Grup.
Situasi Desa Matarape dan kawasan perusahaan juga dilaporkan kondusif.
Meski demikian, aparat masih melakukan pengamanan dan pemantauan menyusul bentrokan yang sebelumnya mengakibatkan warga terluka serta kerusakan pada kendaraan, alat berat, dan fasilitas perusahaan.
Proses hukum terhadap rangkaian kejadian juga masih berjalan, termasuk pemeriksaan terhadap korban, saksi, serta pihak-pihak yang berada di lokasi saat bentrokan berlangsung.